What is Lupus?


Apa itu Lupus

Lupus telah dikenal kurang seabad lalu. Mulanya Lupus diduga akibat gigitan anjing hutan atau serigala. Gejala itulah menyebabkan penyakit ini kemudian disebut Lupus yang berarti anjing hutan dalam bahasa Latin. Dalam perkembangan selanjutnya, Lupus menyebar ke seluruh organ di dalam tubuh. Maka muncullah sebutan Lupus Eritematosus Sistemik (LES). LES adalah autoimune yang melibatkan berbagai organ dengan menginfestasikan klinis yang bervariasi dari ringan sampai berat.

Dalam ilmu kodokteran, Lupus merupakan kelainan respon pertahanan tubuh atau kelainanrespon imun. Virus, bakteri, jamur akan mempengaruhi sel-sel tubuh pada orang yang memiliki kelainan respon imun. Sel-sel tubuh tersebut akan mengubah sifat sel darah merah atau sel darah putih. Oleh orang awam, penyakit Lupus ini dibilang,” sel darah putih makan sel darah putih” atau ”antibodi menghantam sel tubuh sendiri yang dianggap sebagai benda asing.

Penyakit ini dapat ditemukan diberbagai usia, tetapi yang paling dominan pada usia 15-40 tahun (masa reproduksi). Frekuensi wanita jauh lebih tinggi dibandingkan pria. Lupus biasanya ditemukan pada ras-ras tertentu seperti Negro, Cina dan mungkin juga Filipina. Tapi jangan khawatir, faktor ekonomi dan geografis tidak mempengaruhi distribusi penyakit ini.

Tiga Tipe Lupus

Lupus adalah penyakit yang bersifat sistemik yang dalam bahasa medis berarti menyeluruh. Lupus bisa menyerang bagian tubuh seperti kulit, rambut, tulang, paru-paru, lambung, hati, ginjal, serta jantung.

Lupus dibedakan menjadi tiga tipe: 1) Lupus yang menyerang kulit (discoid Lupus), 2) Yang menyerang sistem dalam tubuh, termasuk persendian dan ginjal (systemic Lupus), 3) dan Lupus akibat pemakaian obat tertentu.

Dari ketiganya, discoid Lupus paling sering menyerang. Namun, systemic lupus selalu lebih berat dibandingkan dengan discoid Lupus, dan dapat menyerang organ atau sistem tubuh. Pada beberapa orang, Cuma kulit dan persendian yang diserang. Meskipun begitu, pada orang lain bisa merusak persendian, paru-paru, ginjal, darah, organ atau jaringan lain.

Lupus akibat pemakaian obat umumnya berkaitan dengan pemakaian obat hydralazine (obat hipertensi) dan procainamide (untuk mengobati detak jantung yang tidak teratur). Hanya 4% dari orang yang mengkonsumsi obat-obat itu yang bakal membentuk antibodi penyebab Lupus. Dari 4% itu pun sedikit sekali yang kemudian menderita Lupus. (Ota, BIDI, No. 8, Tahun XXVII, Agustus 2006, hal 34).

There are no comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: